3 Bukti Menarik Menjelang Tanding Jepang Versus Kosta rika

3 Bukti Menarik Menjelang Tanding Jepang Versus Kosta Rika

Jakarta, Beritaburung  РJepang akan bertemu Kosta Rika dalam pertandingan kelanjutan Group E Piala Dunia 2022, Minggu (27/11/2022), jam 17.00 WIB. Tanding di Ahmed bin Ali Fase ini penting buat Jepang, sebab bisa tentukan nasibnya dalam Piala Dunia 2022.

Kemenangan akan mengantar Jepang maju ke babak luruh. Kebenaran, dalam pertandingan ini, Jepang lebih difavoritkan selesai membuat malu Jerman dengan score 2-1 di pertandingan pertamanya. Kebalikannya, Kosta Rika di bawah penekanan sesudah dicukur habis Spanyol dengan score 0-7.

Saat sebelum melihat tanding itu, sebaiknya kita melihat bukti bagus yang menyelimutinya tanding ini. Berikut Beritaburung suguhkan untuk kamu seperti dikutip Goal International dan situs sah FIFA.

1. Jepang gagah di depan Kosta Rika

Jepang versus Kosta rika
Ada modal kuat yang dikantongi Jepang untuk mencatatkan hasil yang positif saat menantang Kosta Rika. Rupanya, Samurai Biru masih terlampau gagah untuk Kosta Rika.

Tatap muka kelak sore jadi tanding ke-4 untuk mereka. Jepang belum juga tertahan dengan 3 kemenangan dan sekali hasil seimbang dari 3 tatap muka awalnya.

2. Trend negatif Kosta Rika yang berkelanjutan


COsta Rica
Kosta Rika sedang berusaha memutuskan trend negatifnya. Mereka telah kelamaan tidak mencicip kemenangan saat bertanding di Piala Dunia.

Kemenangan paling akhir Kosta Rika dicetak pada edisi 2014 kemarin. Sesudah menaklukkan Uruguay dan Italia di babak group, Los Ticos telah 3x kalah dan 4x ditahan seimbang di Piala Dunia.

3. Ritsu Doan dan Takuma Asano dapat ukir rekor individu


Takuma Asano
Artis kemenangan Jepang atas Jerman, Ritsu Doan dan Takuma Asano, berpeluang untuk memahat rekor di Piala Dunia. Dengan catatan, mereka harus menjebol gawang Kosta Rika.

Dengan demikian, dua pemain itu dapat sejajar dengan legenda Samurai Biru, Junichi Inamoto. Junichi sebagai salah satu pemain Jepang yang dapat cetak gol secara berturut-turut dalam dua laga pembuka. Hal itu dibuatnya pada edisi 2002 kemarin.