NASA Temui Bukti Amat Terang Kemunculan Air di Mars 2023

NASA Temui Bukti Amat Terang Kemunculan Air di Mars 2023

Bandung NASA Di wilayah kaki pegunungan di Planet Mars, fasilitas antariksa NASA, Curiosity, mendapatkan bukti anyar terdapatnya danau kuno berbentuk jejak tapak batu-batuan serta gelombang ombak atau riak-riak air.

NASA

Robot pencari NASA itu lagi melalui lokasi di Mars yang disebutkan bantalan sulfat yang awalnya diperhitungkan dapat perlihatkan bukti sisa jejak tapak air. Periset yakin batu-batuan di Mars tercipta karena permukaan planet merah itu alami kekeringan. Tetapi rupanya fasilitas antariksa NASA itu mendapatkan bukti paling terang terdapatnya tapak jejak air.

“Ini yaitu bukti sangat terang tersedianya air dan ombak yang kami tonton waktu visi ini,” kata Ashwin Vasavada, cendekiawan dalam project Curiosity di Pasadena, California, seperti dikutip halaman CNN, Jumat (10/2).

NASA

“Kami mendaki beberapa ribu mtr. dari sejumlah sisa danau itu serta tidak pernah mendapati bukti seperti ini–dan sekarang kami mendapatinya di tempat yang semula kami duga kering.”

Wilayah itu mempunyai kandungan batu-batuan yang disangka terbuat di saat “air jadi kering”. Poto dari Curiosity perlihatkan bukti tersedianya danau dangkal itu Berita Burung.

“Miliaran tahun yang kemarin ombak di atas danau dangkal ini mengeduk sedimen di dasar danau, seiring bersamanya waktu membuat wujud riak-riak di batu-batuan,” kata pengakuan NASA.

NASA

Sisa riak-riak ombak di batu-batuan itu diketemukan seputar 800 mtr. waktu Curiosity mendaki Gunung Sharp di Mars.

Sarana antariksa Curiosity telah menjelajahi permukaan Mars waktu kurang lebih satu dekade serta semenjak 2014 lalu robot itu mendaki wilayah Gunung Sharp. Intelektual tertarik pada wilayah gunung itu sebab disangka di periode lalu wilayah itu dikitari arus sungai dan danau yang dapat menjadi tempat terjadinya kehidupan mikroba.