7 Artis Hollywood yang Alami Trauma Karena Pendalaman Karakternya

7 Artis Hollywood yang Alami Trauma Karena Pendalaman Karakternya

BERITABURUNG , Tidak jarang para artis dituntut untuk mendalami perannya sebagai karakter sebuah film. Mereka harus mengikuti serangkaian metode yang extreme untuk mempersiapkan perannya.

Ada yang harus menghadapi lokasi syuting yang medannya sulit, hingga ikut merasakan apa yang karakternya rasakan di dalam film. Ini ternyata berdampak buruk bagi kesehatan mental para artis Hollywood berikut ini.

Bahkan ada yang terpaksa berhenti berakting karena pengalaman yang traumatis. Mari kita simak siapa saja artis Hollywood yang mengalami trauma karena pendalaman karaktenya.

 

1. Anne Hathaway – Les Misérables

Anne Hathaway - Les Misérables

Demi mendalami peran karakter Fantine yang tragis di film Les Miserables, Anne harus memotong rambutnya dan menurunkan berat badannya sebesar 12 kg dalam waktu singkat. Ia membatasi asupan makanannya, dan harus sering mengonsumsi selada dan oatmeal untuk menurunkan berat badannya.

Saya merasa  seperti terluka – secara fisik dan emosional. Butuh waktu berminggu-minggu sampai saya merasa seperti diri saya lagi,” katanya.

Meskipun merasa tertekan, namun usaha kerasnya membuahkan hasil. Anne Hathaway berhasil menyabet penghargaan Best Supporting Actress di Ajang Penghargaan Oscar tahun 2013. Film Les Miserables juga menerima pujian dari para penonton dan kritikus film.

 

2. Heath Ledger – The Dark Knight

Heath Ledger - The Dark Knight

Heath Ledger, menghembuskan napas terakhirnya di usia yang masih muda, 28 tahun. Ia meninggal karena overdosis obat.

Banyak yang menduga bahwa kematian Health Ledger berhubungan dengan depresi yang ia alami untuk menyiapkan karakternya, Joker. Kematiannya juga terjadi tepat enam bulan sebelum The Dark Knight dirlis.

Untuk mendalami perannya, Heath Ledger pernah mengakui bahwa dirinya mengurung diri sendiri di sebuah kamar hotel selama sebulan untuk mencari inspirasi, yang kemudian dituliskan di diarinya. Dugaan depresi karena peran Joker semakin kuat saat ayahnya memperlihatkan isi dari diari Heath Ledger kepada publik.

3. Heather Donahue – The Blair Witch Project

Heather Donahue - The Blair Witch Project

Lokasi syuting The Blair Witch Project berada di tengah hutan, dan para artisnya dilepas di dalam hutan tanpa memahami arahan maupun rencana dari sang sutradara. Mereka secara sengaja dikejutkan dengan kejadian yang menakutkan setiap malam, dan terus-menerus berada dalam kecemasan.

Heather Donahue pun mengungkapkan bahwa dirinya mengalami kecemasan akut setelah terlibat dalam film ini. Ia diminta pura-pura mati seperti akhir karakternya di film ini, untuk keperluan pemasaran film tersebut.

The Blair Witch Project menjadi film yang menghentikan kariernya sebagai artis. Heather Donahue berhenti berakting, dan beralih menjadi penulis novel dan skenario karena pengalaman yang traumatis.

 

4. Leonardo DiCaprio – The Revenant

Leonardo DiCaprio - The Revenant

Film survival bertajuk The Revenant mengharuskan Leonardo Dicaprio, untuk melakoni karakter yang menantang. Film garapan sutradara Alejandro Innaritu itu mengharuskan sang aktor untuk berenang di sungai es bersuhu 0 derajat, syuting di tengah lingkungan bersalju yang sangat dingin, memakai pakaian kulit beruang yang membeku, hingga mengonsumsi hati mentah.

Tidak heran jika ia jatuh sakit usai memerankan karakter tersebut. Namun, Leonardo akhirnya berhasil membawa pulang piala Oscar pertamanya meskipun harus melewati berbagai tantangan tersebut.

Saya tidak pernah mengeluh tentang kesulitannya, namun pengalaman ini membawa kita semua ke sebuah tempat yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya,” kata aktor tersebut.

5. Shelley Duvall – The Shining

Shelley Duvall - The Shining

The Shining  merupakan salah satu film horor terbaik sepanjang masa. Namun, proses syutingnya sampai memengaruhi kesehatan mental salah satu pemerannnya.

Sang sutradara, Stanley Kubrick, bersikap terlalu keras kepada Shelley Duvall, artis yang melakoni Wendy Torrance. Shelley Duvall dipaksa untuk mengulang salah satu adegan dalam film tersebut sebanyak 127 kali.

Shelley Duvall dikabarkan mengalami stres selama proses syuting berlangsung. Kondisinya ini membuatnya mengalami masalah mental selama bertahun-tahun pasca selesai syuting The Shining.

 

6. Marilyn Burns – The Texas Chainsaw Massacre

 Marilyn Burns - The Texas Chainsaw Massacre

Texas Chainsaw Massacre adalah salah satu film yang paling traumatis bagi Marilyn Burns. Film yang dibuat dengan anggaran kecil ini membuat Marilyn menderita akibat arahan sutradara Tobe Hooper.

Ia harus mengonsumsi makanan busuk, dipukul berulang kali di kepala dengan palu  (meskipun kepalanya dilindungi dengan busa), lalu jarinya dipotong secara nyata. Ia juga harus diikat dan berteriak selama berjam-jam atas tuntutan perannya.

Menjadi sangat menakutkan ketika saya harus diikat dan berteriak begitu lama,” katanya. “Setelah itu, saya sangat bersyukur itu sudah berakhir. Saya mungkin adalah gadis paling bahagia yang pernah hidup,” tambahnya.

 

7. Jake Gyllenhaal – Everest

Jake Gyllenhaal - Everest

Untuk memerankan Scott Fischer, Jake Gyllenhaal harus mempersiapkan fisiknya sebelum syuting dimulai. Jake harus latihan melalui sebuah simulator ketinggian karena film ini bercerita tentang perjalanan pendakian gunung.

Melalui simulator ketinggian, Jake dan aktor lainnya seolah-olah merasakan kondisi di ketinggian antara 26.000—36.000 kaki. Akibat terlalu lama berada di dalam alat tersebut, Jake dan aktor lainnya merasa ada yang aneh.

Tiga hari pasca melakukan percobaan, Jake Gyllenhaal mengaku sempat mengalami depresi karena terlalu lama berada di ketinggian.

Itulah daftar 7 artis Hollywood yang mengalami trauma demi melakukan persiapan untuk mendalami karakternya. Ada juga yang malah berhenti menjadi seorang artis karena pengalaman traumatis tersebut.  Dari daftar di atas, siapa yang paling kalian kagumi aktingnya.